Loading...

Ruang Seni Anak

Citra Sasmita: Kisah Antah-berantah

Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN mempersembahkan sebuah karya instalasi baru oleh Citra Sasmita. Segera hadir secara daring dan luring — di Museum MACAN dan dalam genggaman.

11.12.2020 – 22.05.2021

Pesan Perupa

“Kisah Antah-berantah adalah perwujudan dari dunia masa kecil yang murni. Ini adalah sebuah ruang aman untuk anak belajar mengenal lingkungan baru dengan karakter-karakter baru, selagi membawa harta mereka yang paling berharga: imajinasi.

Imajinasilah yang mengajarkan anak-anak tentang nilai kebaikan, kedamaian, belas kasih, dan kepemimpinan. Kita pertama mengenal karakter-karakter ini melalui kisah yang disampaikan kakek-nenek kita, dan diturunkan pada orang tua kita. Kita menyampaikannya pada anak-anak sebagai dongeng sebelum tidur, dan suatu hari mereka akan melanjutkan tradisi ini.

Fabel-fabel klasik dalam karya ini akan membangkitkan memori masa kecil yang terlupakan dari benak dewasa dan orang tua. Memori ini sungguh berharga.”

Tentang Perupa

Citra Sasmita adalah perupa kontemporer asal Bali yang membuat karya-karya dengan tujuan menguraikan mitos-mitos dan miskonsepsi dalam seni dan budaya Bali. Ia sangat berdedikasi dalam mempertanyakan posisi perempuan dalam hierarki sosial dan mencoba memposisikan ulang konstruksi gender yang normatif. Lahir di Bali pada 30 Maret 1990, Citra menempuh studi Sastra dari Universitas Udayana dan di Fakultas Matematika dan Sains Universitas Pendidikan Ganesha, di mana ia mengambil jurusan Pendidikan Fisika (2009).

Bagian dari Timur Merah Project, sebuah proyek jangka panjangnya, ditampilkan di pameran ‘Garden of Six Seasons’ (2020) di Para/Site, Hong Kong. Karya yang ditampilkan berupa lukisan di atas kulit sapi yang merefleksikan bahasa lukis Kamasan yang telah Citra kembangkan selama praktiknya dalam berkesenian. Meski berakar pada pemikiran mitologis dengan referensi spesifik praktik agama Hindu di Bali, karya-karya Citra melibatkan proses kontemporer dalam membayangkan mitologi sekuler yang mengandung unsur pemberdayaan dalam sebuah visi masa depan di era pasca-patriarki.

Beberapa pencapaian dalam kariernya termasuk menerima penghargaan Gold Award dalam UOB Painting of the Year 2017, partisipasi dalam Biennale Jogja XV (2019) dan pameran solo ‘Ode to the Sun’ (2020) di Yeo Workshop, Singapura.

Daftarkan diri Anda untuk menerima newsletter Museum MACAN

Ikuti perkembangan terkini tentang Museum MACAN. Dapatkan newsletter bulanan untuk pameran dan program publik mendatang.